Wulan Guritno artis serba bisa

Monday, May 18, 2009

Wulan Guritno adalah seorang selebriti Indonesia yang cantik dan menarik. Artis seksi yang memiliki nama asli Wulan Lorraine Guritno ini lahir di London (Inggris) pada tanggal 14 April 1980.

Wulan Guritno memiliki darah campuran Solo - Inggris. Karirnya di entertainment dimulai dengan menjadi presenter acara sepakbola: Highlight Liga Italia (RCTI, 2001) dan Lega Calcio (RCTI, 2001). Dia juga menjadi presenter acara Gebyar BCA di Indosiar pada tahun yang sama.

Rumah tangga Wulan Guritno dan Attila Syach berakhir dengan perceraian, namun karir Wulan makin cemerlang. Profesinya semakin berkembang dari presenter menjadi model dan aktris.

Sejumlah sinetron yang pernah dibintangi Wulan Guritno antara lain: 3 1/2 Wanita, Apa Kata Hatiku, Bila esok tiba (FTV), Borobudur, Tutur Tinular, Cinta Kontrak, Dari Temen Jadi Demen, Di Antara Dua Sisi, Dilarang Jatuh Cinta, Dimana Aku Disini (FTV), Dua Hati Menyatu, Dunia Tanpa Koma, Elegi Dua Cinta, Gara-Gara Kucing Garong, Kehormatan, Kusebut Nama-Mu, Lepas dari Impian (FTV), Maha Pengasih, Makhluk Tengah Malam (FTV), Mama, Mencintaimu, Misteri Gunung Berapi, Misteri Sepasang Hati (FTV), Pangeran Betawi, Pondok Indah 1, Sayangi Aisyah, Terpikat

Wulan Guritno tidak hanya bermain sinetron tapi juga film. Film Wulan Guritno antara lain Janji Joni (2005), Gie (2005), Kejar Jakarta (2005), Naga Bonar jadi 2 (2007), Suster N (2007), Otomatis Romantis (2008), Love (2008), Bukan Cinta Biasa (2009), dan Rasa (2009).

Selain bermain sinetron dan film, Wulan Guritno juga membintangi sejumlah iklan, di antaranya Moistra, Explorade, serta sejumlah iklan layanan masyarakat.

Read more...

JK WIN, SBY Berbudi, Mega - Pro?

Friday, May 15, 2009

Setelah masa lobi-lobi politik penuh omong kosong, sementara ini sudah dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden secara resmi telah dideklarasikan dan menyatakan diri siap untuk bertarung dalam pemilihan presiden Indonesia 2009 - 2014

Yang pertama adalah pasangan Jusuf Kalla - Wiranto yang merupakan pasangan yang pertama kali menyatakan kesiapannya maju dalam putaran pemilihan presiden.

Sementara itu, sehari menjelang batas akhir pendaftaran kandidat Presiden - Wakil Presiden, satu lagi pasangan Capres - Cawapres dideklarasikan. Pasangan yang baru adalah presiden berkuasa saat ini, Susilo Bambang Yudhoyono dengan Gubernur Bank Indonesia, Budiono, yang kemudian dideklarasikan sebagai SBY Berbudi.

Namun suasana yang berbeda masih menyelimuti kubu Megawati Soekarno Putri atau yang lazim disebut blok Teuku Umar. Sempat dikabarkan akan bergabung dengan Prabowo dari Partai Gerindra, Megawati kini sepertinya belum menemukan mitra koalisi yang berkenan di hati. Pasangan Megawati - Prabowo belum juga dideklarasikan, dan kemungkinan besar tidak akan ikut karena masa pendaftaran kandidat tinggal satu hari lagi.

Read more...

Prestasi dan Karir Boediono di Pemerintahan

Banyak yang meragukan ketika Susilo Bambang Yudhoyono memilih Boediono menjadi pasangannya untuk maju dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2009 - 2014. Namun sesungguhnya, di balik sikap Boediono yang apa adanya, banyak prestasi telah diukir pria kelahiran Blitar ini. Berikut catatan prestasi dan Karir Boediono di Pemerintahan.

Boediono pertama kali diangkat menjadi menteri pada tahun 1998 dalam Kabinet Reformasi Pembangunan sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional. Setahun kemudian, ketika terjadi peralihan kabinet dan kepemimpinan dari Presiden BJ Habibie ke Abdurrahman Wahid, ia digantikan oleh Kwik Kian Gie.

Ia kembali diangkat sebagai Menteri Keuangan pada tahun 2001 dalam Kabinet Gotong Royong menggantikan Rizal Ramli. Sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Gotong Royong, ia membawa Indonesia lepas dari bantuan Dana Moneter Internasional dan mengakhiri kerja sama dengan lembaga tersebut. Oleh BusinessWeek, ia dipandang sebagai salah seorang menteri yang paling berprestasi dalam kabinet tersebut. Di kabinet tersebut, ia bersama Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti dijuluki 'The Dream Team' karena mereka dinilai berhasil menguatkan stabilitas makroekonomi Indonesia yang belum sepenuhnya pulih dari Krisis Moneter 1998. Ia juga berhasil menstabilkan kurs rupiah di angka kisaran Rp 9.000 per dolar AS.

Ketika Susilo Bambang Yudhoyono terpilih sebagai presiden, banyak orang yang mengira bahwa Boediono akan dipertahankan dalam jabatannya, namun posisinya ternyata ditempati Jusuf Anwar. Menurut laporan, Boediono sebenarnya telah diminta oleh Presiden Yudhoyono untuk bertahan, namun ia memilih untuk beristirahat dan kembali mengajar. Saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan perombakan (reshuffle) kabinet pada 5 Desember 2005, Boediono diangkat menggantikan Aburizal Bakrie menjadi Menteri Koordinator bidang Perekonomian. Indikasi Boediono akan menggantikan Aburizal Bakrie direspon sangat positif oleh pasar sejak hari sebelumnya dengan menguatnya IHSG serta mata uang rupiah. Kurs rupiah menguat hingga dibawah Rp 10.000 per dolar AS. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEJ juga ditutup menguat hingga 23,046 poin (naik sekitar 2 persen) dan berada di posisi 1.119,417, berhasil menembus level 1.100. Ini karena Boediono dinilai mampu mengelola makro-ekonomi yang kala itu belum didukung pemulihan sektor riil dan moneter.

Pada tanggal 9 April 2008, DPR mengesahkan Boediono sebagai Gubernur Bank Indonesia, menggantikan Burhanuddin Abdullah. Ia merupakan calon tunggal yang diusulkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan pengangkatannya didukung oleh Burhanuddin Abdullah, Menkeu Sri Mulyani, Kamar Dagang Industri atau Kadin, serta seluruh anggota DPR kecuali fraksi PDIP.



Boediono. (2009, Mei 15).
Wikipedia, . Diakses pada 15:47, Mei 15, 2009 dari http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Boediono&oldid=2225529.

Read more...

Prof.Dr. Boediono,M.Ec.

Prof.Dr. Boediono,M.Ec. lahir di Blitar, Jawa Timur, pada 25 Februari 1943. Ia lebih dikenal dengan sebutan The man to get the job done, adalah Gubernur Bank Indonesia sekarang ini. Sebelumnya Boediono menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada Kabinet Indonesia Bersatu. Boediono juga pernah menjabat Menteri Keuangan Indonesia dalam Kabinet Gotong Royong (2001–2004). Sebelumnya pada Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999), Boediono adalah Menteri Negara Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Bank Indonesia pada masa pemerintahan Soeharto. Saat ini ia juga mengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, di universitas ini pula ia diangkat sebagai Guru Besar.

Boediono beristrikan Herawati dan memiliki dua anak, Ratriana Ekarini dan Dios Kurniawan.

Ia memperoleh gelar Bachelor of Economics (Hons.) dari Universitas Western Australia pada tahun 1967. Lima tahun kemudian, gelar Master of Economics diperoleh dari Universitas Monash. Kemudian pada tahun 1979, ia mendapatkan gelar S3 (Ph.D.) dalam bidang ekonomi dari Wharton School, Universitas Pennsylvania.

Ia mendapat penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana tahun 1999 dan "Distinguished International Alumnus Award" dari University of Western Australia pada tahun 2007.

Lihat Juga: Prestasi dan Karir Boediono di Pemerintahan



Boediono. (2009, Mei 15).
Wikipedia, .
Diakses pada 15:47, Mei 15, 2009 dari
http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Boediono&oldid=2225529.

Read more...

Karir Politik Susilo Bambang Yudhoyono

Thursday, May 14, 2009

Karir Politik Susilo Bambang Yudhoyono
Tampil sebagai juru bicara Fraksi ABRI menjelang Sidang Umum MPR 1998 yang dilaksanakan pada 9 Maret 1998 dan Ketua Fraksi ABRI MPR dalam Sidang Istimewa MPR 1998. Pada 29 Oktober 1999, ia diangkat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi di pemerintahan pimpinan Presiden Abdurrahman Wahid. Setahun kemudian, tepatnya 26 Oktober 1999, ia dilantik sebagai Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan (Menko Polsoskam) sebagai konsekuensi penyusunan kembali kabinet Abdurrahman Wahid.

Dengan keluarnya Maklumat Presiden pada 28 Mei 2001 pukul 12.00 WIB, Menko Polsoskam ditugaskan untuk mengambil langkah-langkah khusus mengatasi krisis, menegakkan ketertiban, keamanan, dan hukum secepat-cepatnya lantaran situasi politik darurat yang dihadapi pimpinan pemerintahan. Saat itu, Menko Polsoskam sebagai pemegang mandat menerjemahkan situasi politik darurat tidak sama dengan keadaan darurat sebagaimana yang ada dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 1959.

Belum genap satu tahun menjabat Menko Polsoskam atau lima hari setelah memegang mandat, ia didesak mundur pada 1 Juni 2001 oleh pemberi mandat karena ketegangan politik antara Presiden Abdurrahman Wahid dan DPR. Jabatan pengganti sebagai Menteri Dalam Negeri atau Menteri Perhubungan yang ditawarkan presiden tidak pernah diterimanya.

Kabinet Gotong Royong pimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri melantiknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) pada 10 Agustus 2001. Merasa tidak dipercaya lagi oleh presiden, jabatan Menko Polkam ditinggalkannya pada 11 Maret 2004. Berdirinya Partai Demokrat pada 9 September 2002 menguatkan namanya untuk mencapai kerier politik puncak. Ketika Partai Demokrat dideklarasikan pada 17 Oktober 2002, namanya dicalonkan menjadi presiden dalam pemilu presiden 2004.

Setelah mengundurkan diri dari jabatan Menko Polkam dan sejalan dengan masa kampanye pemilu legislatif 2004, ia secara resmi berada dalam koridor Partai Demokrat. Keberadaannya dalam Partai Demokrat menuai sukses dalam pemilu legislatif dengan meraih 7,45 persen suara. Pada 10 Mei 2004, tiga partai politik yaitu Partai Demokrat, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan Partai Bulan Bintang secara resmi mencalonkannya sebagai presiden dan berpasangan dengan kandidat wakil presiden Jusuf Kalla.



Susilo Bambang Yudhoyono. (2009, Mei 9). Wikipedia, . Diakses pada 05:07, Mei 15, 2009 dari http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Susilo_Bambang_Yudhoyono&oldid=2201578.

Read more...

Riwayat Karir Militer Susilo Bambang Yudhoyono

Seri Mengenal Capres Cawapres 2009
Inilah Riwayat Karir Militer Susilo Bambang Yudhoyono

Tahun 1973, ia lulus dari Akademi Militer Indonesia (Akabri: Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dengan penghargaan Adhi Makayasa sebagai murid lulusan terbaik dan Tri Sakti Wiratama yang merupakan prestasi tertinggi gabungan mental, fisik, dan intelek. Periode 1974-1976, ia memulai karier di Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad. Pada tahun 1976, ia belajar di Airborne School dan US Army Rangers, American Language Course (Lackland-Texas), Airbone and Ranger Course (Fort Benning) Amerika Serikat.

Kariernya berlanjut pada periode 1976-1977 di Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad, Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977), Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978, Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981, Paban Muda Sops SUAD (1981-1982. Periode 1982-1984, ia belajar di Infantry Officer Advanced Course (Fort Benning) Amerika Serikat.

Tahun 1983, ia belajar pada On the job training in 82-nd Airbone Division (Fort Bragg) Amerika Serikat, Jungle Warfare School (Panama, Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman pada tahun 1984, Kursus Komando Batalyon (1985) dan meniti karier di Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985), Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988), dan Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988).

Periode 1988-1989, ia Sekolah Komando Angkatan Darat dan belajar di US Command and General Staff College pada tahun 1991. Periode (1989-1993), ia bekerja sebagai Dosen Seskoad Korspri Pangab, Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994, Asops Kodam Jaya (1994-1995) dan Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995) serta Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (1995-1996). Pada tahun 1997, ia diangkat sebagai Kepala Angkatan Bersenjata dan Staf Urusan Sosial dan Politik. Ia pensiun dari kemiliteran pada 1 April 2001 oleh karena pengangkatannya sebagai menteri.

Lulusan Command and General Staff College (Fort Leavenwort) Kansas Amerika Serikat dan Master of Art (MA) dari Management Webster University Missouri ini juga meniti karier di Kasdam Jaya (1996), dan Pangdam II/Sriwijaya sekaligus Ketua Bakorstanasda. Karier militernya terhenti sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI) dengan pangkat Jenderal.



Susilo Bambang Yudhoyono. (2009, Mei 9). Wikipedia, . Diakses pada 05:07, Mei 15, 2009 dari http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Susilo_Bambang_Yudhoyono&oldid=2201578.

Read more...

Riwayat Pendidikan Susilo Bambang Yudhoyono

Inilah Riwayat Pendidikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menurut Wikipedia, Ensiklopedi Gratis.

Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976
Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983
On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983
Jungle Warfare School, Panama, 1983
Kursus Senjata Antitank di Belgia dan Jerman, 1984
Kursus Komando Batalyon, 1985
Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989
Command and General Staff College, Fort Leavenworth, Kansas, AS
Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS
Doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB), tahun 2004



Susilo Bambang Yudhoyono. (2009, Mei 9). Wikipedia, . Diakses pada 05:07, Mei 15, 2009 dari http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Susilo_Bambang_Yudhoyono&oldid=2201578.

Read more...

Susilo Bambang Yudhoyono

Seri Mengenal Capres - Cawapres

Jend. TNI Purn. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono.
Jend. TNI Purn. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (lahir di Tremas, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, Indonesia, 9 September 1949; umur 59 tahun) adalah pensiunan jenderal militer Indonesia dan Presiden Indonesia ke-6 yang terpilih dalam pemilihan umum secara langsung oleh rakyat pertama kali. Yudhoyono menang dalam pemilu presiden September 2004 melalui dua tahapan pemilu presiden atas kandidat Presiden Megawati Sukarnoputri. Ia mulai menjabat pada 20 Oktober 2004 bersama Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden.

Yudhoyono yang dipanggil Sus oleh orang tuanya dan populer dengan panggilan SBY, melewatkan sebagian masa kecil dan remajanya di Pacitan. Melalui amandemen UUD 1945 yang memungkinkan presiden dipilih secara langsung oleh rakyat, ia kemudian terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia pertama pilihan rakyat. Ia menjadi presiden Indonesia keenam setelah dilantik pada 20 Oktober 2004 bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. Karier militernya terhenti ketika ia diangkat Presiden Abdurrahman Wahid sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada tahun 1999 dan tampil sebagai salah seorang pendiri Partai Demokrat. Pangkat terakhir Susilo Bambang Yudhoyono adalah Jenderal TNI sebelum pensiun pada 25 September 2000. Selama di militer lebih dikenal sebagai Bambang Yudhoyono.

Keunggulan suaranya dari Presiden sebelumnya, Megawati Soekarnoputri pada pemilu 2004 membuatnya terpilih sebagai kepala negara Indonesia. Dalam kehidupan pribadinya, Ia menikah dengan Kristiani Herawati yang merupakan anak perempuan ketiga Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo (alm), komandan RPKAD (kini Kopassus) yang turut membantu menumpas Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965.

Baca juga:
Riwayat Pendidikan Susilo Bambang Yudhoyono
Riwayat Karir Militer Susilo Bambang Yudhoyono
Karir Politik Susilo Bambang Yudhoyono



Susilo Bambang Yudhoyono. (2009, Mei 9). Wikipedia, . Diakses pada 05:07, Mei 15, 2009 dari http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Susilo_Bambang_Yudhoyono&oldid=2201578.

Read more...

Wiranto

Seri mengenal Capres – Cawapres

WIRANTO
Wiranto lahir pada 4 April 1947 di Solo, Jawa Tengah. Wiranto adalah seorang politikus Indonesia dan tokoh militer Indonesia. Wiranto menjabat Panglima TNI periode 1998-1999. Ayahnya, RS Wirowijoto adalah seorang guru sekolah dasar, dan ibunya bernama Suwarsijah. Pada usia sebulan, Wiranto dibawa pindah oleh orang tuanya ke Surakarta akibat agresi Belanda yang menyerang kota Yogyakarta. Di Surakarta inilah ia kemudian bersekolah hingga menamatkan Sekolah Menengah Pertama.

Karir Militer Wiranto
Nama Wiranto melejit setelah menjadi ADC Presiden Suharto tahun 1987-1991. Setelah sebagai ajudan presiden, karir militer Wiranto semakin menanjak ketika tampil sebagai Kasdam Jaya, Pangdam Jaya, Pangkostrad, dan KSAD.

Selepas KSAD, ia ditunjuk Presiden Soeharto menjadi Pangab (sekarang Panglima TNI) pada Maret 1998. Pada masa itu terjadi pergantian pucuk kepemimpinan nasional. Posisinya yang sangat strategis menempatkannya sebagai salah satu pemain kunci bersama Wakil Presiden B.J. Habibie. Ia tetap dipertahankan sebagai Pangab di era Presiden Habibie.

Karir Sipil dan Politik Wiranto
Karier Wiranto tetap bersinar setelah Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tampil sebagai presiden keempat Indonesia. Ia dipercaya sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, meskipun kemudian dinonaktifkan dan mengundurkan diri. Pada 26 Agustus 2003, ia meluncurkan buku otobiografi dengan judul Bersaksi di Tengah Badai.

Setelah memenangi konvensi Partai Golkar atas Ketua Umum Partai Golkar Ir. Akbar Tandjung, ia melaju sebagai kandidat presiden pada 2004. Bersama pasangan kandidat wakil presiden Salahuddin Wahid, langkahnya terganjal pada babak pertama karena menempati urutan ketiga dalam pemilihan umum presiden 2004.

Riwayat Pendidikan Wiranto
Akademi Militer Nasional (AMN), 1968
Universitas Terbuka, Jurusan Administrasi Negara, 1995
Perguruan Tinggi Ilmu Hukum Militer, 1996

Pengalaman Organisasi Wiranto
HANURA (Partai Hati Nurani Rakyat), Ketua Umum
Perhimpunan Kebangsaan, Ketua Dewan Pertimbangan Nasional
Matla'ul Anwar, Ketua Dewan Amanat
ICMI, Penasehat
SOKSI, Penasehat
PSSI, Ketua Dewan Pembina
IDe Indonesia, Ketua Dewan Eksekutif
PPMI, Ketua
Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa (PRAJA), Pembina
Paguyuban Warung Tegal, Ketua Dewan Pembina
Paguyuban Spiritual Indonesia, Pembina



Wiranto. (2009, Mei 2). Wikipedia, . Diakses pada 04:59, Mei 15, 2009 dari http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wiranto&oldid=2176025.

Read more...

Muhammad Jusuf Kalla

Seri mengenal Capres - Cawapres, dalam konteks Pemilihan Presiden Indonesia 2009


Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla

Muhammad Jusuf Kalla lahir pada 15 Mei 1942 di Watampone, Bone, Sulawesi Selatan. Ia adalah anak kedua dari tujuh belas bersaudara dari pasangan Haji Kalla dan Athirah, pengusaha keturunan Bugis yang memiliki bendera usaha Kalla Group. Bisnis keluarga Kalla tersebut meliputi beberapa kelompok perusahaan di berbagai bidang industri. Tahun 1968, Jusuf Kalla menjadi CEO dari NV Hadji Kalla. Di bawah kepemimpinannya, NV Hadji Kalla berkembang dari sekedar bisnis ekspor-impor, meluas ke bidang-bidang perhotelan, konstruksi, pejualan kendaraan, perkapalan, real estate, transportasi, peternakan udang, kelapa sawit, dan telekomunikasi.

Di Makassar, Jusuf Kalla dikenal akrab disapa oleh masyarakat dengan panggilan Daeng Ucu.

Pengalaman organisasi kemahasiswaan Jusuf Kalla antara lain:
Ketua HMI Cabang Makassar tahun 1965-1966.
Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) 1965-1966.
Ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) tahun 1967-1969.

Sebelum terjun ke politik, Jusuf Kalla pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Sulawesi Selatan. Hingga kini, ia pun masih menjabat Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) di alamamaternya Universitas Hasanuddin, setelah terpilih kembali pada musyawarah September 2006.

Jusuf Kalla menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid (Presiden RI yang ke-4), tetapi diberhentikan dengan tuduhan terlibat KKN. Jusuf Kalla kembali diangkat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri (Presiden RI yang ke-5). Jusuf Kalla kemudian mengundurkan diri sebagai menteri karena maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dengan kemenangan yang diraih oleh Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden RI yang ke-6, secara otomatis Jusuf Kalla juga berhasil meraih jabatan sebagai Wakil Presiden RI yang ke-10. Bersama-sama dengan Susilo Bambang Yudhoyono, keduanya menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI yang pertama kali dipilih secara langsung oleh rakyat.

Ia menjabat sebagai ketua umum Partai Golongan Karya menggantikan Akbar Tanjung sejak Desember 2004. Pada 10 Januari 2007, ia melantik 185 pengurus Badan Penelitian dan Pengembangan Kekaryaan Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golongan Karya di Slipi, Jakarta Barat, yang mayoritas anggotanya adalah cendekiawan, pejabat publik, pegawai negeri sipil, pensiunan jenderal, dan pengamat politik yang kebanyakan bergelar master, doktor, dan profesor.

H.M. Jusuf Kalla menikah dengan Hj. Mufidah Jusuf, dan dikaruniai seorang putra dan empat putri, serta sembilan orang cucu.


Sumber:
Muhammad Jusuf Kalla. (2009, Mei 12). Wikipedia, . Diakses pada 04:22, Mei 15, 2009 dari http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Muhammad_Jusuf_Kalla&oldid=2212448.

Read more...

video masturbasi seekor anjing

Thursday, May 7, 2009

Video tentang seekor anjing yang sedang masturbasi.

Lumayan untuk melupakan sejenak tentang Rani Juliani . Lihat video ini buat refreshing.

Read more...

Rani Juliani seorang Blogger.

Mencari informasi mendasar tentang Rani Juliani tidaklah begitu sulit, terutama karena Rani Juliani adalah seorang blogger. Bukan hanya blogger biasa, Rani Juliani juga tidak segan-segan menulis jati dirinya di profil blogger, dimana profilnya sudah ditampilkan pada posting sebelumnya.

Rani Juliani tercatat aktif di blogger sejak November 2008. Selain Profil nya sebagai blogger, Rani ternyata mempunyai dua buah blog. Blog pertama, yang paling banyak diberitakan adalah blog dengan judul/nama Rani Juliani Site Raharja. Alamat blog ini adalah http://rani-juliani.blogspot.com/ . Di blog ini terdapat 2 tulisan yang lebih banyak berbicara tentang kampus tempat Rani Juliani menimba Ilmu.

Blog yang lain beralamat di http://ranijuliani.blogspot.com/ dan diberi judul Rani's Zones. Berbeda dengan blog yang pertama, blog ini sepertinya belum sempat diisi dengan satu tulisan. Masih kosong dan perawan. Ya, blog Rani Juliani ini masih perawan.

Read more...

Mengenal Rani Juliani

Hey hey, jangan hanya cari videonya bersama Antasari Azhar. Ini dia profil Rani Juliani, dari tulisannya tentang data dirinya di blogger.com

Rani Juliani:


  • Umur: 22

  • Jenis Kelamin: Wanita

  • Tanda Astrologi: Cancer

  • Shio: Macan

  • Industri: Pelajar

  • Jabatan: mahasiswa

  • Lokasi: Tangerang : Banten : Indonesia

Mengenai Saya
Saya seorang gadis yang manies menurut pengamatan orang2 di sekeliling aq. Diriku lahir pada tanggal 01 juli 1986. jangan lupa ngado yah... Anak ke 3 dari 4 sodara, tadinya mau bungsu, tapi bonyok gw doyan. he he
Minat
pengen jadi wanita karir yang sukses n mapan
Film Favorit
JaMes Bond
Musik Favorit
Lagu Tentang Cinta

Read more...

Video Mesum Rani Juliani

Tuesday, May 5, 2009

Video mesum Rani Juliani dan Antasari Azhar di Hotel Grand Mahakam Kamar 808 ditengarai menjadi senjata untuk melakukan pemerasan terhadap ketua KPK tersebut.

Terkait kasus pembunuhan Nasruddin Zulkarnaen, direktur PT. Putra Rajawali Banjaran (PRB), beredar desas desus bahwa kasus yang melibatkan Antasari Azhar tersebut dilatar belakangi dendam asmara.

Kabar yang beredar banyak menyebutkan keterlibatan Rani Juliani, seorang caddy di ModernLand. Seperti diberitakan media, Rani Juliani adalah istri ketiga Nasruddin.Kabar yang beredar menyebutkan bahwa Nasruddin pernah memergoki Antasari Azhar dan Rani Juliani di kamar 808 Hotel Grand Mahakam.Dari handphone Rani, Nasruddin menemukan foto dan video mesumRani Juliani dan Antasari Azhar. Video mesum Rani Juliani dan Antasari Azhar ini kemudian digunakan oleh Nasruddin untuk melakukan pemerasan terhadap Antasari Azhar.

Read more...